SAGUSAVA

Sagusava (Satu Guru Satu Canva) untuk Pendidikan lahir sebagai kanal resmi Ikatan Guru Indonesia pada tanggal 24 Februari 2022.

Parade Canva Nusantara

Trainer Canva Pandu Digital JSDI Provinsi Kalimantan Utara mengadakan workshop pemanfaatan Canva untuk pendidikan dengan tema Inovasi Pembelajaran dengan Canva.

SAGUSABLOG

Sagusablog (Satu Guru Satu Blog) adalah salah satu kanal resmi dari Ikatan Guru Indonesia (IGI).

SAGUSABLOG

Sagusablog (Satu Guru Satu Blog) adalah salah satu kanal resmi dari Ikatan Guru Indonesia (IGI).

Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Agustus 2022

Termokimia

Kompetensi Dasar

  • Menjelaskan jenis entalpi reaksi, hukum Hess dan konsep energi

Indikator Pencapaian Kompetensi 

  • Mengidentifikasi jenis entalpi reaksi, hukum Hess dan konsep energi ikatan.
  • Menjelaskan jenis entalpi reaksi, hukum Hess dan konsep energi ikatan.
Silahkan simak video apersepsi berikut:

Apersepsi Termokimia oleh Rhafino Pahlevi

atau melalui tautan link berikut: 

Apersepsi Termokimia

Bahan ajar tentang Termokimia:




Bahan Ajar Termokimia oleh Rhafino Pahlevi

LKDP Termokimia:

LKPD Termokimia 1 oleh Rhafino Pahlevi

Terima Kasih

Selasa, 16 Agustus 2022

Asam Basa

Kompetensi Dasar

Menganalisis sifat larutan berdasarkan konsep asam basa dan/atau pH larutan.

Silahkan kalian simak video berikut:


ASAm basa oleh Rhafino Pahlevi

Bahan Ajar Asam Basa



Terima Kasih

Selasa, 07 Juni 2022

Perubahan Kimia dan Perubahan Fisika

 Tujuan Pembelajaran:

  • Menganalisis karakteristik perubahan fisika dan kimia
  • Mengamati perubahan kimia sederhana yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari seperti proses memasak, fermentasi, terjadinya karat dan lain-lain.
  • Menjelaskan konsep kimia yang terjadi dalam perubahan kimia sehari-hari dalam contoh di atas.
Elemen CP yang dituju
  • Pemahaman Sains
  • Keterampilan Proses

Silahkan simak video apersepsi berikut:



Berikut materi tentang perubahan kimia dan perubahan fisika

Perubahan Kimia & Fisika oleh Rhafino Pahlevi

Setelah kalian menyimak video dan paparan materi di atas, silahkan kerjakan quiz berikut untuk mengetahui pemahaman kalian tentang materi ini

Perubahan Kimia dan Perubahan Fisika

Terima kasih
Do the Best Get the Best :)

Selasa, 17 Mei 2022

Latihan soal Massa Molekul Relatif

Kimia

Kerjakan latihan soal berikut ini:

Kamis, 28 April 2022

Turunan Senyawa Hidrokarbon

 Cabang ilmu kimia yang berhubungan dengan senyawa karbon disebut Kimia Organik.

Senyawa karbon dapat dikelompokkan berdasarkan gugus fungsi yang dimilikinya. Gugus fungsi senyawa karbon merupakan gugusan atom atau sekelompok atom yang menentukan sifat khas senyawa karbon tersebut

Berikut ini beberapa gugus fungsi yang lazim dimiliki senyawa karbon, yaitu:

 


  1. Alkohol

Alkohol adalah senyawa karbon yang mengandung satu gugus –OH

Rumus umum alkohol adalah


Rumus struktur:

R – OH

  1. Jenis-jenis alkohol

Berdasarkan letak ugus –OH yang melekat pada atom C, maka alkohol dibedakan menjadi 3, yaitu

  • Alkohol primer, yaitu alkohol yang gugus fungsinya (–OH) terikat pada atom C primer.

contoh:

  • Alkohol sekunder, yaitu alkohol yang gugus fungsinya (–OH) terikat pada atom C sekunder.

contoh:

  • Alkohol tersier, yaitu alkohol yang gugus fungsinya (–OH) terikat pada atom C tersier.

contoh:


  1. Tata nama alkohol

  1. Tata nama alkohol

  • Tentukan rantai terpanjang yang mengandung gugus fungsi –OH.

  • Berikan nomor pada rantai terpanjang dengan atom karbon yang mengikat gugus –OH bernomor  serendah mungkin.

  • Bila ada cabang, sebutkan nama-nama cabang berdasarkan abjad.



Contoh:


2)

3)



  1. Tata nama polialkohol

  • Tana nama polialkohol sama dengan tata nama monoalkohol, tetapi ditambah awalan untuk menyatakan jumlah gugus –OH


Contoh:


  1.  

  1.  


  1. Sifat-sifat alkohol

  • Tidak berwarna

  • Suku rendah berupaya cairan dan dapat bercampur dengan air dalam segala perbandingan

  • Suku sedang berupa minyak

  • Suku tinggi berupa padatan

  • Titik didih naik dengan naiknya berat molekul

  • Mudah terbakar oleh udara menghasilkan CO2 dan H2O

  • Makin banyak gugus –OH, makin mudah larut dalam air


  1. Kegunaan 

  • Metanol digunakan untuk pelarut dan bahan pembuat ester serta sebagai bahan bakar alternatif.

  • Etanol digunakan sebagai pelarut, desinfektan, bahan pembuatan ester dan sebagai bahan bakar

  • Glikol juga digunakan sebagai bahan baku dalam industri serat sintesis dan pelarut.


  1. Alkoksi Alkana (Eter)

Eter atau alkoksi alkana merupakan turunan alkana yang mempunyai struktur berbeda dengan alkohol.

Rumus umum eter adalah 

Rumus struktur eter

R–O–R’



  1. Tata nama eter

  • Penamaan alkil eter: nama kedua gugus alkil disebut lebih dahulu (diurutkan berdasarkan abjad), kemudian diikuti dengan kata eter. Jika kedua gugus alkil sama, digunakan awalan di-.

Contoh:


  • Penamaan alkoksi alkana: gugus alkil yang lebih kecil merupakan gugus alkoksi dan yang lainnya merupakan alkana

Contoh:

  1. Sifat-sifat eter

  • Suku pertama dan kedua (metoksi metana dan etoksi metana) merupakan gas pada suhu kamar. Eter yang alin merupakan cairan dan mulai pada (C17H35)2O merupakan padatan

  • Memiliki bau sedap dan sukar larut dalam air

  • Sangat mudah terbakar

  • Memiliki titik didih lebih rendah dibandingkan dengan alkohol yang jumlah atom karbonnya sama


  1. Kegunaan 

Salah satu senyawa eter adalah dietil eter. Senyawa ini digunakan sebagai obat pembius (anestetis dalam pembedahan), pelarut cat, lemak dan damar.



  1. Aldehida (Alkanal)

Aldehida atau alkanal adalah senyawa turunan alkana dengan gugus fungsi.

Rumus struktur:

  1. Tana nama aldehida

Alkanal merupakan nama berdasarkan IUPAC, sedangkan aldehida adalah nama trivial. 

  • Penamaan alkanal sama dengan alkana, hanya saja akhiran –ana diganti –anal. 

  • Penomoran rantai karbon dimulai dari atom C yang paling dekat dengan gugus fungsional.

Contoh:

  1. Sifat-sifat aldehida

    1. Sifat fisis

Suku pertama aldehida pada suhu kamar berwujud gas yang berbau merangsang, sedangkan suku berikutnya berwujud cair yang berbau harum dengan semakin panjang rantai karbonya.


  1. Sifat kimia

  • Bila direduksi menghasilkan alkohol

  • Bila dioksidasi menghasilkan asam karboksilat

  • Dapat mengadisi HCN

  • Dapat mereduksi larutan fehling membentuk endapan merah dan mereduksi pereaksi tollens membentuk endapan Ag. Pereaksi tollens adalah larutan AgNO3 dalam larutan NH3 berlebih

  • Reaksi aldehida dengan larutan fehling menghasilkan endapan merah bata dari Cu2O


  1. Kegunaan aldehida

  • Untuk membuat formalin, yaitu 40% larutan formaldehida dalam air. Formalin digunakan untuk mengawetkan contoh biologi dan juga mengawetkan mayat.

  • Formaldehida untuk membuat damar buatan, plastik, dan insektisida.


  1. Keton (Alkanon)

  2. Asam Karboksilat (Asam Alkanoat)

  3. Alkil Alkanoat (Ester)

Teori Asam Basa

  1. Teori Asam Basa


a. Teori Arrhenius (Svante August Arrhenius)
    Asam adalah zat yang dalam pelarut air dapat menghasilkan H+.


Contoh:

  • HCl (aq) → H+ (aq) + Cl- (aq)

  • HNO3 (aq) → H+ (aq) + NO3- (aq)

  • H2SO4 (aq) → 2H+ (aq) + SO42- (aq)

    Basa adalah zat yang dalam pelarut air dapat menghasilkan ion OH-.

Contoh:

  • NaOH (aq) → Na+ (aq) + OH- (aq)

  • Ca(OH)2 (aq) → Ca2+ (aq) + 2OH- (aq)

  • NH4OH (aq) → NH4+ (aq) + OH- (aq)


b. Teori Bronsted-Lowry (Johanes Brosted dan Thomas Lowry)

    Asam adalah zat yang dapat memberikan proton (donor H+), sedangkan basa adalah zat yang dapat menerima proton (akseptor H+).

contoh:


c.  Teori Lewis (Gilbert Lewis)
    Asam adalah suatu zat yang bertindak sebagai penerima (akseptor) pasangan elektron, sedangkan basa adalah suatu zat yang bertindak sebagai pemberi (donor) pasangan elektron. 

Contoh:

  • Reaksi antara H2O dan H+



  • Reaksi antara ammonia dengan boron triflourida


NH3 bersifat basa karena menyerahkan pasangan elektron bebas (PEB) kepada molekul BF3. Jadi, BF3 bersifat asam karena menerima PEB dari NH3.

NH3 bersifat basa karena menyerahkan pasangan elektron bebas (PEB) kepada molekul BF3. Jadi, BF3 bersifat asam karena menerima PEB dari NH3.