Kamis, 28 April 2022

Teori Asam Basa

  1. Teori Asam Basa


a. Teori Arrhenius (Svante August Arrhenius)
    Asam adalah zat yang dalam pelarut air dapat menghasilkan H+.


Contoh:

  • HCl (aq) H+ (aq) + Cl- (aq)

  • HNO3 (aq) H+ (aq) + NO3- (aq)

  • H2SO4 (aq) 2H+ (aq) + SO42- (aq)

    Basa adalah zat yang dalam pelarut air dapat menghasilkan ion OH-.

Contoh:

  • NaOH (aq) Na+ (aq) + OH- (aq)

  • Ca(OH)2 (aq) Ca2+ (aq) + 2OH- (aq)

  • NH4OH (aq) NH4+ (aq) + OH- (aq)


b. Teori Bronsted-Lowry (Johanes Brosted dan Thomas Lowry)

    Asam adalah zat yang dapat memberikan proton (donor H+), sedangkan basa adalah zat yang dapat menerima proton (akseptor H+).

contoh:


c.  Teori Lewis (Gilbert Lewis)
    Asam adalah suatu zat yang bertindak sebagai penerima (akseptor) pasangan elektron, sedangkan basa adalah suatu zat yang bertindak sebagai pemberi (donor) pasangan elektron. 

Contoh:

  • Reaksi antara H2O dan H+



  • Reaksi antara ammonia dengan boron triflourida


NH3 bersifat basa karena menyerahkan pasangan elektron bebas (PEB) kepada molekul BF3. Jadi, BF3 bersifat asam karena menerima PEB dari NH3.

NH3 bersifat basa karena menyerahkan pasangan elektron bebas (PEB) kepada molekul BF3. Jadi, BF3 bersifat asam karena menerima PEB dari NH3.












    0 komentar:

    Posting Komentar